
Back again with Cinta Luar Binasa….meneruskan postingan sebelumnya (that was long long long time ago, I’m so busy…manohara gto lho) yaitu tentang klasifikasi cinta dari filum hingga spesies menurut Kanjeng Ratu Eska a.k.a Manowari Obelia Pilot, Tengku TITIpan Setan’s ex wife; Malaikat Tak Bersayap dari Lereng Sumbing….tsssaahh….
4. kisah yang keempat niy mungkin sedikit lebih serius….tentunya setiap orang mengalami cinta yang satu niy….niy ku alami kurang lebih 18 tahun yang lalu….aku sangat lemah waktu itu aku bisa saja mati kedinginan ato busung lapar (ato flu babi) karna kurang gizi….tapi itu semua gak perlu ku alami karna orang yang melahirkanku dan membesarkan hingga kini, mereka begitu mengasihiku….sebagai anak ketiga mungkin aku tak ada dalam daftar rencana hidup mereka sebelumnya….terlebih kondisi ekonomi mereka saat itu yang bisa dibilang pas2an…namun mereka merawatku sepenuh hati bahkan aku sangat gemuk waktu kecil karna kelebihan asupan makanan (ato kebanyakan makan angin?!)…aku bangga dengan mereka…orang2 itu…mereka melakukan apa saja agar kami, anak2nya…bahagia (banyak anak, banyak rezeki)…mereka….papa dan mamaku…..aku menyebut niy CINTA ABU (ayah bunda) ato Lovelus Parentous…
5. cinta orang tua memang gak ada duanya tapi aku pernah ngrasain cinta yang jauh lebih dahsyat dari itu…percaya ato gak…aku merasakannya setiap hari bahkan tanpa ku sadari niy ku rasakan setiap detik dalam hidupku…(tsssaaah…)…hidupku emang monoton…setiap pagi terburu-buru bangun, mandi, sarapan dan bersiap ke sekolah…belom lagi aktivitas di sekolah yang gitu2 aja…dengerin guru ngomong, buka buku (kalo bawa…), nyatet (kalo lg mood)….pulang sekolah les (tp lebih sering bolosnya) ato langsung pulang trus tidur….tapi dari kehidupan dan aktivitasku yang monoton dan membosankan itu terkadang aku tersadar masih banyak orang yang gak seberuntung aku….sering kali aku berpikir di suatu tempat entah dimana…seorang anak seumurku juga selalu terburu-buru bangun…bukan untuk bersiap ke sekolah melainkan untuk bekerja entah sebagai apa…mungkin ia bahkan tak sarapan karna apa yang dia pikirkan justru lebih dari sekedar bisa makan dan melewati hari itu begitu aja…ia berpikir bgm ia bisa mnyambung hidupnya dan keluarganya sehari saja…ia juga tak pernah mengeluh dan berharap kehidupannya cepat berubah…beda bgd ma aku yang berharap hidupku gak gini2 aja, sarapan gak itu2 aja, aktivitas gak biasa2 aja…aku gak pernah puas dengan apa yang aku miliki….tapi skrg aku bersyukur atas semua yang aku dapat…walo aku tak pernah berharap mendapatkannya sekalipun…karna TUHAN begitu mengasihiku…apa yang bisa kubalaskan untuk-Nya?gak ada…thx God 4 everything n an AGAPHE that u give….
Love…love…love….cinta…emang LUAR BINASA….So, inti dari semua pembicaraan ini adalah…tidak penting apa definisi cinta dan klasifikasinya...yang terpenting adalah saat kita bisa merasakan cinta itu hadir setiap saat dalam hidup kita....dalam berbagai keadaan…dalam berbagai situasi dan dalam segala hal…asalkan kita menyadari kehadirannya….maka kita akan merasakan indahnya hidup yang kita miliki….aku inget seseorang pernah bilang: “Mawar itu seperti Cinta”….tapi menurutku cinta jauh lebih indah dari mawar….dan cinta sebenernya gak pernah melukai kita…kita merasa sakit hati dan terluka….itu bukan karna cinta…tapi karna ego dan emosi kita yang mengalahkan kesucian cinta…..(ttssaaahhh…bused dah kata2nya dahsyat abisss)
The last but not least….tetaplah mencintai orang2 yang kalian cintai…kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu…God bless u….