Minggu, 03 April 2011

Empty!!

Ujan sore ini. Normal. Gak ‘aneh’ seperti waktu itu. Hahaaaha...

Merampungkan laporan laknat yang mustinya kelar semalem tapi terhambat karna tiap kali beradu mata dengan monitor, tangan ini gak tahan buat buka myfavefile E:\eska_doc2\pictures\.....
--foto kita berdua—

Dan saat ini kembali kulakukan.

Itu adalah pertama kali dan satu2nya potoku sama kamu, hasil jepretan kakak tingkat kita. *pengennya frontal aku pasang disini tapi gak aaahhh.hahaaa*
Nothing’s special. Dulu!
Sekarang?huuuhhh...*specialpaketelorbadak!*

Dan mataku mulae memperhatikan poto itu dengan seksama. Ku liat tubuhmu dari atas ke bawah balik ke atas lagi. Ku zoom in wajahmu, ku zoom out, zoom in lagi.
--kayak gitu terus sambil garuk2 kepala n ketek...hiihhii jijik—
Tapi tetep aja aku gak tau bagian mana dari tubuhmu yang bikin aku suka sama kamu.

Yang ada, rambut kucel jadulmu itu bikin tampangmu jadi kayak om2. lucu! Heheeee.. blom lagi kemeja biru muda dan celana panjang warna krem yang kamu pake itu, ngebuat aku pengen bilang “kao pasti bercanda?!” sambil bergaya alay.
Dan sepatu coklat? Hm...it’s a big NO!
Entah apa yang kmu pikirin waktu itu sampe2 milih pakaian sekenanya di saat kamu akan berbicara n tampil di depan banyak orang (penting).
Apalagi berpoto denganku.
--kita bener2 gak matching di poto itu.hahaa—

Tapiii..
Kenapa aku suka sama kamu?

Jari2ku mulae gatel membuka postinganku sebelumnya. Cuma 1 temen yang komen. Tapi aku tau yang baca gak hanya 1 orang ini.
--aku harap kamu salah satunya—

Bosan..
Nyoba ngintip blogmu.
Aku search di google. Eh lupa blogmu apaan!
Terpaksa buka fb dulu.
Nah,
--senyumnajong—
Hampir 2 minggu yang lalu postingan terakhirmu.
Dari judulnya aku mikir blogmu mungkin aja bisa jadi lebih go-blog dari milikku. Aku pikir ini tentang alat tulis ato tips konyol mengenai cara pemakaiannya yang baik dan benar.
Ternyata bukan.
Analogi ya?
Lumayan 

Dan membacanya akan membuatku semakin yakin kalo julukan ‘galau’ yang sering kao timpakan padaku itu lebih cocok buatmu! Hahaaha...
*pikir lagi sebelum berkeputusan dengan gayaku. Pikir lagi! Tanpa sadar gayamu adalah gayaku. Hahaa*

Mencermati kalimat demi kalimat kegalauanmu ini.
Ini tentang menulis dan menghapus seseorang.
Masalalumu?
Kenapa?
--sumpeh aku gak nangis waktu ngebacanya!! -- beneran deh --
Nyoba nyimpulin postinganmu yang melodramaticfool itu.
Terjebak cintamasalalu?
Ckckck. Tragis!
Kenapa?
Kenapa?
Kenapa?
*tampar! Banyak nanya!*
Cuma kamu yang tau jawabannya.

Pikiranku melayang. Tapi ku balikin lagi sebelom ditangkep cicak. Sungguh pun gak ada rasa nyesel dalam diriku karna udah suka sama kamu. Banyak hal n kisah yang udah kulewati yang mendewasakan hatiku.
--perasaan mirip lagunya glennfredly yee?!hehee--
Dan mungkin kamu lagi ada di titik itu.
Huuffftt!
--menghela napas panjang--
--mencari tali buat gantungdiri. Oh no!!—
Aku harap kamu bisa nglewatin titik itu.
Pasti bisa!!
Bakalan kayak gmn pun nantinya, aku berdoa yang terbaek buatmu.

Kamu gak harus menghapusnya kalo emang kamu gak bisa. Apalagi kalo kamu udah menuliskannya setebel buku biology campbell ato biotek pakdekan.
--bahan ujian kita beso—buseedd aku blom belajar!—hasshh backtothetopic!—
Kamu bakalan capek sendiri kalo kamu ngotot menghapusnya.
Bacalah sekali lagi apa yang udah kamu tulis itu.
Tersenyum dan bersyukurlah.
Lalu, tutup rapat dan simpan buku itu di tempat yang kao anggap layak. Suatu saat kamu perlu untuk membacanya lagi. Mungkin bisa jadi referensi buat tinjauan pustakamu.
--kayak bikin laporan aje pake tinjauan pustaka. Hahaa—

Gak perlu kamu pertebal tulisanmu itu kalo kamu lelah meruncingkan pensilmu. Gak adakah dalam pikiranmu buat nyoba menulis di lembaran buku yang baru?
Bukan dengan pensil, tapi dengan pena yang gak mungkin bisa dihapus dengan karetpenghapus yang kao punya itu.
--jangan bilang kamu juga punya tip.ex!!—

Dan aku membusuk di antara tumpukan buku2 kosong ini.
Oh pliisss.
Aku gak mau menggalau di saat2 seperti ini.

Minum secangkir susu kedelai mungkin bisa bikin sdikit relax *masaaasiiihhh??*
“hooeekzz..”
Pait!!
--blom dikasi gula!—
Hm...sepahit kenyataan yang ada. Both you n me.

Ku kutip kalimat dalam postingan blogmu yang lampau.

“the worst feeling is when someone makes you feel special, then suddenly leaves you hanging, and you have to act like you don’t care at all”

Tidakkah itu terlalu menohokku? Ataukah aku ini hanya terlalu percaya diri? Who cares?!hahaaaa
Toh aku tetep aja suka sama kamu-yang-naek-motor-matic-agnesmonica-lewat-depan-kosanku-tiap-pagi-berangkat-ke-kampus------sk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar